Hitler Pidato Singkat dan Selamat dari Ledakan Bom di Munchen

GENIAL. Johann George Elser, seorang komunis Jerman. Profesinya tukang kayu. Ia sangat membenci Adolf Hotler.

Elser pun aktif menolak rencana Hitler untuk mempersatukan para buruh dalam Partai Nasional Sosialis (Nazi). Secara ekspressif, Elser menolak memberikan salam hormat ala Nazi. Saat Hitler menyerang Polandia, kebencian Elser kian menjadi-jadi.

Elser pun merencanakan pembunuhan pada Hitler. Waktu itu hari Sabtu, 8 November 1939. Di tanggal ini, Hitler diagendakan pidato di Munchen, kota yang terletak di tepian sungai Isar, bagian utara dari Bavarian Alps.

Elser pun masuk ke dalam aula tempai Hitler pidato, setelah lolos dari pemeriksaan. Ia kemudian menyimpan sebuah bom di salah satu pilar di belakang podium. Bom di-setting meledak saat Hitler pidato, pada pukul 21.20.

Pukul 21.10 Hitler masuk ke Aula, dan langsung berpidato. Namun baru dua menit pidato, Hitler langsung turun dari Podium dan langsung pergi ke stasiun kereta api untuk kembali ke Berlin, ibu kota Jerman.

Delapan menit kemudian, bom meledak. Hitler selamat namun delapan orang meninggal dunia. Sementara itu, 65 orang lainnya luka-luka, termasuk ayah dari Eva Braun, kekasih Hitler.

Elser sendiri berhasil kabur. Namun saat mau keluar perbatasan Jerman dan Swiss di Konstanz, ia ditangkap Pasukan SS. Ia kemudian dibawa ke Kamp Konsentrasi Sachsenhausen dan dikirim lagi ke Kamp Konsentrasi Dachau.

Dua tahun kemudian, Elser dieksekusi oleh regu tembak SS Nazi. Saat itu, 9 April 1945, atau dua minggu sebelum Perang Dunia II di Eropa berakhir. [pmu]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *